Om Swastyastu

GOD:
G=Generation-Tuhan akan menciptakan keajaiban-keajaiban dalam hidup kita;

O=Organize-Tuhan akan selalu membimbing, dan mengayomi kita penuh kasih;

D=Destroy-Tuhan akan menghapuskan semua duka-nestapa hidup kita

Bila kita penuh bhakti kepadaNya

Om Santih Santih Santih Om

~ I Wayan Sudarma

Advertisements

Om Swastyastu

Seorang murid yang penasaran dengan pemaparan sang Guru mulai mengajukan permintaan,

“Guru, engkau adalah manusia tercerahkan, sudah pula berjumpa Tuhan, hanya satu permintaanku, tolonglah sampaikan doa-doaku kepadaNya sehingga segala doaku segera terkabul”.

Mendengar permintaan si murid, Guru tak segera menjawab melainkan meminta kepada murid tersebut untuk segera bangkit dan kemudian melangkah munuju kamar kecil menggantikan sang guru kencing.

Si murid heran dengan permintaan gurunya, sebab mana mungkin itu bisa dilakukan. Mengetahui muridnya dalam kebingungan, Guru lantas berkata,

“Untuk kencing semudah itu saja aku tidak bisa mewakilkannya kepadamu, bagaimana mungkin perjalanan sesulit bertemu Tuhan kamu wakilkan kepadaku?”

Dibanyak kisah perjalanan manusia hendak berjumpa dengan Tuhan, sampai sekarang hampir belum pernah tercatat bahwa ada manusia yang pernah mengalaminya. Mungkin karena sulitnya atau malah memang sama sekali tidak tahu apa dan siapa Tuhan itu sebenarnya, belakangan ramai tersiar kabar bahwa ada beberapa orang yang telah mampu merealisasikan perjumpaan tersebut. Dan darinya, tak sedikit pula yang meyakininya sebagai kebenaran.

Mungkin karena yakin, terlebih keyakinan itu dikuatkan oleh Bahasa kitab suci, maka penyerahan total kehidupan manusia pun dilakukan, bahwa baik semasa hidup pun setelah kematian menjemput nanti, ada sesosok “Mahluk” yang telah melindungi mereka. Mahluk inilah satu-satunya jembatan yang mampu menghubungkan siapa saja guna bertemu juga dengan Tuhan.

Namun, sebelum terlalu jauh tenggelam dalam keyakinan, ada baiknya kembali menyimak cerita sebelumnya. Bila untuk hal-hal yang tampak lebih mudah untuk dilakukan nyatanya itu tidak bisa diwakilkan, apalagi untuk sesuatu yang berada jauh diluar jangkauan pikiran manusia. Alih-alih mewakilkan, seseorang mesti melakukan perjalanannya sendiri guna bertemu dengan DiriNya sendiri.

Om Santih Santih Santih Om
~ I Wayan Sudarma

Om Swastyastu

Mutiara Dharma 06/11/2013:

“SMS = Senang Melihat orang lain Sukses dan Sedih Melihat orang lain Susah BUKAN Senang Melihat orang lain Susah dan Sedih Melihat orang lain Sukses”.

Suatu hari ada seorang Bapak dengan seorang anaknya & seekor keledai melakukan suatu perjalanan.

Tibalah mereka di kota A,
Sang Anak naik keledai, sementara Bapaknya berjalan di sampingnya,
Orang-orang berkata:
“Dasar anak tak tahu diri, masa bapaknya disuruh jalan kaki.”

Ketika tiba di kota B,
Gantian Sang Bapak yang naik keledai itu, Sedang anaknya jalan di sampingnya, lalu orang-orang berkata: “Gimana sih, tuh bapak, masa anaknya di biarkan jalan kaki.”

Dan saat berada di kota C,
Mereka berdua menaiki keledainya bersama, orang-orang yang melihatnya berkata: “Dasar anak dan bapak tidak punya perasaan, masa keledai dinaikin berdua sih?”

Akhirnya merekapun sampai di kota D, Mereka berjalan kaki sambil memegang tali keledai dan tetap ada saja orang-orang berkata: “HaaaaHH…dasar bapak dan anak yang bodoh, masa punya keledai tidak digunakan sama sekali.”

Dan saat melintasi kota E dengan menggendong Keledai tersebut (karena sakit), orang-orang yang berpapasan pun terheran-heran penuh tanda tanya. Dan komentarnya: “Dasar Eudan. Dunia sudah kebalik, keledai menunggangi manusia.”

Sahabat, ada pesan moral yang bisa kita petik dari kisah cerita ini:

Dimanapun kita berada akan selalu ada pandangan NEGATIF dari orang-orang di sekitar kita.

Tapi satu hal yang harus kita lakukan adalah: TETAplah BERPIKIRAN POSITIF untuk melihat orang-orang yang ada di sekitar kita.

Semua tergantung dari MINDSET kita sendiri.

Walau dalam kenyataan sangatlah mudah untuk MELIHAT KEKURANGAN & KEJELEKAN orang lain, dan lebih mudah MENANGIS melihat orang yang BERSEDIH, Daripada TERTAWA melihat orang yang sukses….:), semogalah itu tidak terjadi pada diri kita setelah membaca kisah ini.

Om Awighnamastu.

Om Santih Santih Santih Om
~ I Wayan Sudarma
Catatan pinggir Jalan, Bali-06 Nopember 2013