Mutiara Dharma


Mutiara Dharma 05/10/2018:

“Bahagia itu bukan berarti kita bisa memiliki semua yang kita sukai.
Tapi bahagia itu ketika kita menyukai semua yang telah dimiliki.
Syukuri atas apa yang telah diberi, sehingga tidak membuat kita resah karena belum bisa memiliki apa yang dinginkan.”
~I Wayan Sudarma
#jeromangkudanu
#mutiaradharma

Advertisements

#mutiaradharma 04/10/2018:

“Lakukanlah tindakan terpuji sebanyak-banyaknya; namun jangan lakukan itu demi pujian, penghargaan ataupun sanjungan.”

~I Wayan Sudarma (Jero Mangku Danu)

#mutiaradharma 03/10/2018:

“Berbagi setiap kebaikan yang dimiliki adalah cara termudah untuk disayangi, oleh sesama manusia pun oleh Tuhan yang Maha Penyayang.”

~I Wayan Sudarma

#jeromangkudanu

Mutiara Dharma 02/10/2018:

“Seorang pemenang adalah ia yang berusaha untuk menjadi juara sepanjang waktu, walaupun tiada seorangpun menyaksikannya.”

~I Wayan Sudarma

#jeromangkudanu

#mutiaradharma

#mutiaradharma 01/10/2018
Eye: window of the world
Heart: window of the liberty
#dailydiggest

“Kebutaan pada mata hanya tidak dapat melihat hal-hal phisik, namun ketika hati kita menjadi buta, semuanya akan tak berarti.”

~I Wayan Sudarma

Om Swastyastu

Sering kali kita merasa tak berdaya, tapi kita selalu dapat berdoa. Berdoa untuk orang lain bukan saja merupakan kehormatan, melainkan juga kewajiban yang sungguh-sungguh mesti diulang dan ditaati.

Dengan doa; jika kita berbicara tentang orang yang kita benci, akhirnya api panas dari kebencian di dalam diri kita akan dipadamkan lalu kita akan mulai melihat orang itu dengan pandangan roh Tuhan sehingga kita dapat mengatakan, Om Ksama Sampurna Ya Namah Swaha- ‘Tuhan, ampunilah mereka, dan sempurnakanlah hidupnya’

Bila kita berdoa untuk mereka yang kita kasihi dan yang memerlukan pertolongan, kita mengembangkan pengharapan dengan kekuatannya yang senantiasa bertahan sepanjang hidup kita.

Bila anak kita sakit, kita akan merasa lega jika dokter datang karena kita tahu bahwa ia dapat berbuat sesuatu bagi anak kita. Dan bila kita membawa seseorang yang membutuhkan pertolongan ke dalam tangan Tuhan, kita akan merasakan damai dalam hati kita, sebab berdoa untuk orang lain berarti menolong diri kita sendiri.

Om Sarve Bhavantu Sukhinah-Om Hyang Widhi Semoga semua mahluk berbahagia. Manggalamastu.

Om Santih Santih Santih Om

By: I Wayan Sudarma

Om Swastyastu
Dalam menjaga keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, selalu ada proses memberi dan menerima antara individu satu dengan lainnya. Dalam konsep ajaran Hindu, antara memberi dan menerima tiada yang lebih tinggi posisinya. Yang menerima juga tengah membuka ruang bagi orang lain untuk berbagi apa yang dimiliki. Pada setiap fase Hidup, setiap orang pasti pernah berada pada posisi memberi, dan pada fase lainnya ia menerima dari orang lain. Kehidupan sesungguhnya adalah siklus antara memberi dan menerima.

Hindu menempatkan “kemampuan memberi” sebagai sesuatu yang Agung karena merupakan pengejawantahan Yajña itu sendiri. Bagi mereka yang kikir dan pelit tentu kegiatan memberi bisa menjadi sedemikian sulit dan rumit. Karena baginya, memberi sama artinya mengurangi jatah kemakmurannya. Baginya tak ada istilah gratis-semua harus return dan memberikan keuntungan berlipat.

Namun tidak demikian bagi mereka yang telah menyadari hakikat kehidupan ini. Bahwa “memberi” adalah cara jitu baginya untuk mengurangi keterikatan, kemelekatan dan rasa kepemilikan-karena sejatinya tidak ada hal yang benar-bemar menjadi miliknya seutuhnya. Ia justru menyadari disaat memberi sesungguhnya ia sedang menerima tak berhingga karunia-karunia yang lainnya. Makanya tak salah Vedanta menegaskan demikian: “di saat memberi adalah di saat menerima.”

Dengan memberi bukan saja kita akan disayangi oleh orang lain, alampun akan memeluk kita dengan mesra penuh keamanan dan kenyamanan demikian juga karunia Hyang Widhi akan mengalir bagaikan aliran sungai Gangga.

“Sekecil apapun pemberian yang kita bisa dedikasikan penuh bhakti di jalan dharma-ia akan menjadi mulia, utama dan istimewa pada mereka yang menerima.” (Catatan harian Jero Mangku Danu)

Adalah suatu anugerah dan kebahagiaan tatkala kita bisa memberi dan memberi. Manggalamastu.

Om Santih Santih Santih Om

💙 I Wayan Sudarma

Next Page »