My Inspiration


Om Swastyastu

Buah lokal yang FENOMENAL

Pohon buah ini tumbuh di daerah beriklim tropis, Sebagai tanaman liar, tetapi sekarang sudah banyak yang mengupayakan pencangkokan agar bisa di tanam di Kebun atau di pekarangan rumah, juga lebih praktis lagi sekarang sudah bisa di tanam di pot..Di Bali tanaman ini di kenal dengan nama Ara, atau Aa(baca:e e).

Siapa sangka Ternyata nutrisi yang terkandung pada buah Aa ini sangat kaya dan sangat berguna bagi kesehatan.

Sangat cocok di konsumsi Oleh anak anak, untuk merangsang kecerdasannya.

Buah Aa yang sudah matang bisa di konsumsi langsung, bisa juga buat juice, rujak(salad),atau bisa di awetkan dengan cara di bikin selay atau manisan Aa yang lezat.

Karenanya buah Aa ini berkasiat untuk menyembuhkan , melancarkan Bab, jantung,menurunkan berat badan,darah tinggi,ambien,bisul, jerawat, cancer payudara,juga untuk menguatkan tulang.

Untuk memecahkan Batu ginjal, boleh minum rebusan daun Aa ini secara teratur, dan satu lagi menurut penelitian para ilmuan,buah Aa ini mengandung asam Amino,membantu meningkatkan libido dan stamina seksual, So sangat cocok untuk pria dan wanita, dianjurkan untuk yang sudah berpasangan.

Semoga Bermanfaat

Om Santih Santih Santih Om

(Dari berbagai sumber)

Advertisements

Om Swastyastu
Saat usia kita remaja, JERAWAT menjadi salah satu momok yang menakutkan. Ketika sebuah jerawat tiba-tiba muncul di wajah, rasanya seperti dunia mau runtuh. Kepercayaan diri terasa hilang, keceriaan berubah menjadi kemurungan, dan pikiran yang selalu tak tenang memikirkan betapa jelek wajah ini karena jerawat. Jerawat menjadi sebuah masalah yang begitu besar.
Namun, saat sekarang, dimana usia sudah tidak lagi remaja, sudah matang, sudah jauh dewasa dan mungkin sudah akan mulai uzur. Saat direnungkan kembali tentang permasalahan jerawat waktu remaja, mungkin kita akan tersenyum dan menyadari, betapa REMEH dan betapa SEPELE sebenarnya masalah tersebut. Dan kitapun tersadar betapa waktu itu, kita telah kehilangan banyak waktu hanya untuk memikirkan dan mempersoalkannya. Bahwa hal remeh tersebut sejatinya sama sekali tak layak untuk dipikirkan dan dipersoalkan.

Demikianpun dalam kehidupan kita sekarang ini. Kita terlalu sibuk memikirkan hal-hal yang remeh, dan sepele. Kita sibuk memikirkan berbagai persoalan hidup yang remeh, sibuk memikirkan penilaian orang lain tentang kita atau sibuk menilai orang lain serta mengejar dengan berbagai usaha berbagai hal sepele dan remeh. Sibuk mengejar dan mengumpulkan berbagai harta duniawi dan kehormatan semu, yang mungkin semua tahu bahwa itu hanya sementara. 
Kita menyibukan diri dengan begitu banyak hal REMEH dan SEPELE, sampai kita lupa untuk mencari, mengejar dan mendapatkan hal yang jauh lebih BESAR. Kita lupa mencari dan mengumpulkan bekal rohani serta usaha mencapai kebahagiaan yang sejati. 
Jangan membuang – buang waktu demi hal-hal yang remeh dan sepele, karena waktu sangat berharga. Waktu adalah hidup kita dan waktu tak akan menunggu kita. Ketika waktu berkunjung di dunia habis, semua hal sepele dan remeh tersebut tak akan menemani dan menolong kita. Hanya hal BESAR yang akan menemani dan menolong kita. Dan hal besar itu adalah karma baik kita.
Kirang langkung sinampurayang.

Om Santih Santih Santih Om

Om Swastyastu

Umumnya orang berdoa kepada Tuhan untuk KEBAIKAN, namun belakangan ini ada yang Notabene tokoh agama JUSTRU berdoa keras-keras di depan masyarakat umum, tapi isi doanya adalah memohon agar Tuhan MENIMPAKAN HAL YANG BURUK pada orang atau sekelompok orang lain yang tidak sejalan dengan dirinya. Tuhan yang dipercaya MAHA BAIK  itu, diminta untuk MENCELAKAI orang. Entah, dia sedang berdoa kepada siapa sesungguhnya ? Karena pekerjaan mencelakai orang itu biasanya dipercaya sebagai pekerjaan SETAN.”

Om Santih Santih Santih Om
❤ I Wayan Sudarma (Jero Mangku Danu)©

#MangkuDanuQoutes

#CyberDharmaIndonesia

Kerinduan dan Kecintaan terhadap Warisan Leluhur adalah sebuah Bhakti;

Mendedikasikan diri lewat Ngayah adalah pengamalan Karma;
Belajar dan berbagi serta saling melengkapi adalah Jnana utama;
Fokus, Konsentrasi, Tenang dalam Bhakti, Berkarma dan Belajar, kemudian ia digunakan untuk memuliakan Sangkan Paraning Dumadi, darinya akan menghasilkan Kepuasan Bathin (Atmanastusti) inilah Yoga. Inilah Catur Marga Dalam Keseharian
Rahayu

❤️ I Wayan Sudarma 

Om Swastyastu

“Perubahan kecil setiap hari~membuat transformasi yang luar biasa dalam jangka panjang! Jika kita bisa mengubah diri kita hanya 1% setiap hari, setelah beberapa bulan, kita akan dapat mengubah diri kita sendiri hingga 100% persen._____________

A little change on a daily basis~makes a tremendous transformation in the long run! If we could transform ourselves just 1% every day, after a few months, we would have changed ourselves 100% percent.”

Om Santih Santih Santin Om

❤ I Wayan Sudarma  (Jero Mangku Danu)

Kintamani-22/01/2017

Memberikan Motivasi Bagi STT Eka Giri Paksi-Kedisan

Om Swastyastu

~Kalau diisi air mineral, harganya 3 ribuan…

~Kalau diisi jus buah, harganya 10 ribuan…

~Kalau diisi Madu, harganya ratusan ribu…

~Kalau diisi minyak wangi harganya bisa jutaan!.

~Kalau diisi air comberan, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena tidak ada harganya…


Sama-sama dikemas dalam BOTOL tetapi berbeda nilainya, sebab “isi” yang ada di dalamnya berbeda…
Begitu juga dengan diri kita; semua sama… semua manusia…Yang membedakannya adalah; KARAKTER yang ada didalam diri kita.
Ilmu dan pemahaman yang benar akan membangun karakter yang benar. 
“Sukses tidak diukur dari posisi yg kita capai, tapi dari kesulitan-kesulitan yang berhasil kita atasi ketika berusaha meraih sukses”
Bila kita mengisi hati, dengan penyesalan masa lalu & kekhawatiran akan masa depan, hampir pasti kita tidak akan memiliki hari ini untuk kita syukuri. Karen sudah menjadi kodrat hujan & badai akan selalu kita temui dalam perjalanan hidup.

Namun…”Hujan besar itu seperti tantangan hidup. Tidak perlu berdoa memohon hujan berhenti, tetapi cukup menyiapkan Payung yang lebih besar dan lebih kuat”.
Ingat….! Umur itu seperti es batu.
Dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair… digunakan atau tidak digunakan umur kita tetap akan berkurang dari “jatah” yang telah ditetapkan.
“Selagi masih tersisa jatah usia kita, lakukanlah KEBAIKAN sebanyak yang kita mampu lakukan”. Manggalamastu


Om Santih Santih Santih Om

❤ I Wayan Sudarma 

Karena makan pisang-ku persembahkan pisang
Karena suka bunga-ku haturkan bunga
Karena merokok- ku suguhkan rokok
Karena makan ayam-ayam ku sajikan
Karena aku minum air-ku suguhkan air
Karena makan buah-buahan- berbagai buah ku haturkan
Karena aku takut kegelapan-ku nyalakan dupa dan dipa
Ku persembahkan apa yang kunikmati…

sesaji1

Suatu saat jika aku sudah bisa hanya hidup dari udara-saat itu aku hanya akan mempersembahkan nafasku. Dan tak perlu sesajen ini dan itu.

Hmmmm……
Namun kini banyak yang hadir jadi insan yang pelit, tiada mau menyuguh tapi memohon ini dan itu tiada henti
Inilah dunia Sepi Ing Gawe Rame Ing Gowo

Maunya mengambil tapi selalu beralasan tiada mampu dan mau menyuguh
Bahkan yang lebih naif….menuduh yang menyuguh sebagai klenik
Padahal kalau ada makanan selalu hadir paling depan….karena takut tak kebagian….
Bahkan tak jarang mesti harus menjarah….

~ I Wayan Sudarma

sesaji

 

Next Page »