Om Swastyastu

Seorang murid yang penasaran dengan pemaparan sang Guru mulai mengajukan permintaan,

“Guru, engkau adalah manusia tercerahkan, sudah pula berjumpa Tuhan, hanya satu permintaanku, tolonglah sampaikan doa-doaku kepadaNya sehingga segala doaku segera terkabul”.

Mendengar permintaan si murid, Guru tak segera menjawab melainkan meminta kepada murid tersebut untuk segera bangkit dan kemudian melangkah munuju kamar kecil menggantikan sang guru kencing.

Si murid heran dengan permintaan gurunya, sebab mana mungkin itu bisa dilakukan. Mengetahui muridnya dalam kebingungan, Guru lantas berkata,

“Untuk kencing semudah itu saja aku tidak bisa mewakilkannya kepadamu, bagaimana mungkin perjalanan sesulit bertemu Tuhan kamu wakilkan kepadaku?”

Dibanyak kisah perjalanan manusia hendak berjumpa dengan Tuhan, sampai sekarang hampir belum pernah tercatat bahwa ada manusia yang pernah mengalaminya. Mungkin karena sulitnya atau malah memang sama sekali tidak tahu apa dan siapa Tuhan itu sebenarnya, belakangan ramai tersiar kabar bahwa ada beberapa orang yang telah mampu merealisasikan perjumpaan tersebut. Dan darinya, tak sedikit pula yang meyakininya sebagai kebenaran.

Mungkin karena yakin, terlebih keyakinan itu dikuatkan oleh Bahasa kitab suci, maka penyerahan total kehidupan manusia pun dilakukan, bahwa baik semasa hidup pun setelah kematian menjemput nanti, ada sesosok “Mahluk” yang telah melindungi mereka. Mahluk inilah satu-satunya jembatan yang mampu menghubungkan siapa saja guna bertemu juga dengan Tuhan.

Namun, sebelum terlalu jauh tenggelam dalam keyakinan, ada baiknya kembali menyimak cerita sebelumnya. Bila untuk hal-hal yang tampak lebih mudah untuk dilakukan nyatanya itu tidak bisa diwakilkan, apalagi untuk sesuatu yang berada jauh diluar jangkauan pikiran manusia. Alih-alih mewakilkan, seseorang mesti melakukan perjalanannya sendiri guna bertemu dengan DiriNya sendiri.

Om Santih Santih Santih Om
~ I Wayan Sudarma

Advertisements