DASYATNYA GETARAN DOA

Oleh: Jro Mangku Danu

Om Swastyastu
Dua buah garputala (A & B) dihadap-hadapkan. Seorang siswa diminta untuk memukul garputala A. Sementara siswa lainnya mengamati apa yang terjadi dengan garputala B.

Saat itu saya sangat takjub. Bagaimana tidak, 2 garputala terpisah beberapa cm saling menggetarkan. Garputala A yang dipukul akan bergetar, sekaligus menggetarkan garputala B.

Yang lebih mengesankan, saat jumlah garputala ditambah. Bunyinya saling menguat dan terdengar semakin keras.
Seluruh siswa, termasuk saya bertanya-tanya, mengapa hal ini bisa terjadi?

Guru sains menjelaskan bahwa garputala A & B itu bisa saling menggetarkan, karena keduanya memiliki frekuensi sama.
Semakin banyak garputala (dengan frekuensi sama), makin keras bunyi yang dihasilkan.
Penjelasan sang guru bertahun-tahun lalu itu memotivasi utk menyelidiki lebih jauh.

image

by: Jro Mangku Danu

Hasilnya:
Oh….. ternyata tidak hanya garputala, namun seluruh isi alam semesta ini akan saling menggetarkan, bila memiliki frekuensi sama. Ya… SELURUH ISI ALAM SEMESTA, apa pun dan siapa pun.
___________
Bila kitaberpikir positif / berniat baik, maka kita akan mengirim pikiran positif / niat baik ini ke seantero semesta.
Kita akan menggetarkan pikiran baik / niat baik lainnya yang ada di sudut mana pun di alam ini.

Sebaliknya, bila kita berpikir negatif / berniat jahat, maka kita akan mengirim pikiran negatif /niat jahat ini ke seantero semesta.
Kita akan menggetarkan pikiran negatif / niat jahat lainnya yang ada di sudut mana pun di alam ini.

Itulah mengapa saat kita berpikir positif / berniat baik, kita akan dijumpai/ didekati oleh orang yang berpikiran sama dengan kita dan akan didekati dan didoakan oleh para Siddha Dewata atau Roh-Roh terang.

Sebaliknya, saat kita berpikir negatif / berniat jahat, kita akan dijumpai dan didekati oleh iblis, bhuta kala, setan dan para pengikutnya

Begitulah hukum SALING GETAR.

Hukum ini yang dimanfaatkan para pelaku teluh, santet, guna-guna dan semacamnya.
Tapi tenang, selama frekuensi kita tidak sama dengan frekuensi penyantet, maka kita tidak bisa disantet

Inilah yang perlu diketahui bahwa:

DOA.
Berdoalah yang baik-baik, agar kita MENGGETARKAN yang baik juga.

image

Namun, ada hal tambahan mengenai doa ini. Begini… berapa banyak kita berdoa seperti ini: “Tuhan… berilah SAYA ini… berilah SAYA itu…dan sebagainya.”

Saya yakin banyak diantara kita yang berdoa seperti itu, “hanya untuk saya…..”

Doa seperti itu tak salah, tapi TERLALU SEDIKIT Yang DIGETARKAN.!

Maksudnya? Kita jangan terlalu banyak berdoa untuk diri kita sendiri. Kok begitu?

Karena kalau kita berdoa untuk diri sendiri, maka KITA TAK PERNAH MENGGETARKAN SESUATU KE SESEORANG di luar sana

UBAH DOA KITA!

Berdoalah buat kedua orang tua kita, kerabat, sahabat, teman dan tetangga kita.

Kirimkanlah doa-doa kepada orang orang disekitar kita, komunitas, lingkungan kerja, tempat tinggal, kumpulan kita dan kepada siapa pun, dikenal maupun tidak.

Tahu apa yang akan terjadi terjadi?

SEMUA AKAN TERGETAR DAN SALING RESONASI MENGUATKAN.

Dan berita baiknya, bila kita berdoa bukan untuk diri kita sendiri, tapi berdoa untuk orang lain adalah kita DIDOAKAN KEMBALI OLEH PARA SIDDHA DEWATA dan ROH-ROH TERANG.

BEGITU KITA MERUBAH DOA KITA UNTUK ORANG LAIN TANPA SEPENGETAHUAN ORANGNYA MAKA DOA KITA AKAN BERGETAR KEMBALI KEPADA KITA.

Maka tidak bisa dibayangkan kalau kita semua saling mendoakan yang baik buat siapa pun, buat kota, buat negeri kita dan sebagainya, maka alam semesta ini akan dipenuhi dan diliputi gelombang frekuensi yang baik.

Semoga renungan ini, mampu menggetarkan doa-doa kita kepada siapa saja. Manggalamastu

Om Santih Santih Santih Om

🙏DOA ADALAH SUMBER KEKUATAN🙏