Om Swastuastu

NITI SATAKA Adhyaya II Sloka 10:
“Bhimam vanam bhavati tasya puram pradhanam,
sarvo janah svajanatamupayati tasya, krtsna ca bhurbhavati sannidhiratnapurna,
yasyasti purvasukrtam vipulam narasya”.

Artinya:
Seseorang yang melakukan karma yang benar, baik dan berguna; baginya hutan rimba bagaikan istana yang indah, semua manusia dan mahluk menjadi sahabat, dan seluruh bumi dipenuhi dengan kekayaan.

image

Padma hrdaya

Makna Kekinian:
Perbuatan baik dan benar adalah perbuatan yang patut kita contoh dan diteladani, sebagaimana yang tercantum dalam sloka di atas, apabila kita ingin memiliki kehidupan yang damai dan indah, maka berbuatlah yang baik dan benar. Kita sebagai umat Hindu yang yakin dengan adanya hukum karma phala, memang patut untuk selalu berbuat baik dan benar karena dari perbuatan baik dan benar itu pahala yang kita dapatkan juga baik serta dunia yang kita tempati ini akan terasa lebih indah.

Sebagai contoh kecil, apabila kita suka dan sering membantu orang yang kesusahan, maka sewaktu-waktu ketika kita mengalami kesulitan atau kesusahan pasti ada saja yang akan membantu kita pada saat itu. Misalnya pengalaman yang pernah saya alami, ketika pada waktu itu saya melihat tetangga satu RT saya sebut saja namanya Paijo yang sedang mendorong sepeda motornya. Disitu saya menyapa dan menanyakan “kenapa dengan motornya?”. Dan ia menjawab “Oow, ni ban motor saya lagi kempes”. Pada saat itu saya langsung membantunya dengan mencarikan bengkel terdekat untuk menambal ban. Selang beberapa menit, akhirnya motornya sudah bisa dinaiki lagi dan ia kelihatan sangat senang dan langsung mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Suatu hari kira-kira dua bulan setelah kejadian itu, saya berencana akan pergi ke rumah teman untuk mengerjakan beberapa tugas. Namun pada waktu itu kedua orang tua saya lagi sibuk bekerja dan dirumah sangat sepi, sehingga tidak ada yang saya suruh untuk mengantar ke rumah teman saya. Akhirnya saya pun memutuskan untuk berjalan kaki. Di perjalanan tiba-tiba ada Farel yang mengendarai sepeda motornya dan berhenti di depan saya. Lalu ia bertanya “eh.., Danu kok jalan kaki? Biasanya kan diantar sama orang tua mu”. “ni orang tua saya lagi kerja jadi tidak ada yang mengantar” Jawab saya. “oow, kalau begitu bagaimana kalau saya yang mengantar kamu?. “Benar ni? Apa tidak merepotkan?” sahut saya dengan candaan. “aaah, ngak kok, kita sebagai manusia memang harus saling bantu-membantu”. Jawabnya. Akhirnya kami pun pergi bersama. Inilah salah satu contoh implementasi dari sloka di atas, dimana perbuatan yang baik dan benar akan memperindah suasana yang tadinya kelihatan buruk. Dan seluruh mahluk di dunia ini begitu kelihatan damai yang diwarnai dengan persahabatan yang saling bantu membantu. 

image

Anahata Cakra

Semoga ulasan singkat ini memampukan kita untuk terus berkarma kebajikan, berkarma di jalan Dharma, dan menjalin persahbatan serta mengokohkan persaudaraan kita. Mari kita gunakan tiga filter ini (benar-baik-berguna) untuk memastikan kita tetap berada di jalan Dharma.
Om dharma raksati raksitah.

Om Santih Santih Santih Om

♡ I Wayan Sudarma (Jro Mangku Danu)
07/03/2016