Om Swastyastu
Satu lagi tembang sekar rare daerah Bali yang memiliki kandungan filosofis yang sangat dalam. Sekilas tembang ini termasuk tembang dolanan/permainan anak-anak. Namun setelah dicerna lebih dalam….woww….pesan yang sangat Linuwih yang langsung ditujukan kepada kita sebagai suatu permenungan, dan pesan jernihnya terlebih untuk para Brahmana (Pandita dan Pinandita dan orang suci lainnya).

image

Bebek Putih Jambul

Tembangnya seperti ini:

Bebeke Putih Jambul,
Makeber Ngajekanginang,
Teked Kaje Kangin,
Ditu Tuun Jak Mekejang,
Briak-Briuk Mesilemang,
Briak-Briuk Mesileman,
Jak Mekejang.

Pesan filosofisnya:
* (Bebeke Putih Jambul ); Kalau sudah menekuni ilmu kesucian, bahkan sudah menjadi sang Sulinggih, Pemangku, dan atau Orang yang disucikan.
* (Makeber Ngajekanginang); Arah timur laut yaitu terbitnya sinar matahari dan Gunung sebagai sumber energi.  Hendaklah selalu mencari sinar terang atau ilmu pengetahuan dan melakukan tapa, yoga, samadhi.
* (Teked Kaje Kangin, Ditu Tuun Jak Mekejang); Kalau sudah ilmu itu di dapat, Mari kita aplikasikan bersama untuk membangun masyarakat, Para Sulinggih dan Tokoh agama harus turun memberikan dharma wacana dan nasehat kepada para pemimpin dan umat.
* (Briak-Briuk Mesilemang, Jak Mekejang); Kalau sudah para tokoh agama, para pemimpin berbuat kebajikan, maka semua rakyat  dengan senang hati akan  mengikutinya.

Demikian pesan luhur dari tembang ini dapat saya utarakan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Manggalamastu

Om Santih Santih Santih Om
♡ I Wayan Sudarma (Jro Mangku Danu)