Om Swastyastu

Jika Tuhan ada dimana-mana, mengapa sembahyang mesti di pura? Bagi orang-orang tertentu, dalam melakukan sadhana, kehadiran pura bukanlah persyaratan mutlak. Namun bagi umat kebanyakkan, fasilitas ini terasa penting, karena ia menyadari masih memiliki keterbatasan.

Pura bisa diumpamakan sebagai puting susu lembu. Memang benar dalam tubuh lembu,  semuanya mengandung susu. Namun untuk mendapatkan air susu, orang tidak mungkin mendapatkan di tanduknya, di ekornya, di di matanya, mulutnya, bahkan di kepalanya. Kita hanya bisa mendapatkan susu  dengan cara memerah lewat puting susunya. 
Demikianlah, Tuhan sesungguhnya ada dimana-mana, namun bagi orang-orang yang masih terbatas, ia baru merasa sreg kalau menghaturkan sembah bhakti di tempat yang khusus, seperti di pura, di sanggah, di merajan.

Om Santih Santih Santih Om
~Jro Mangku Danu ®

*photo: Umat sedang sembahyang di pura Luhur Poten-Bromo-Tengger