Om Swastyastu

Saat kita menekuni sesuatu, kita juga dapat belajar dari prilaku anak kucing, yang membiarkan dirinya diurus, diselamatkan oleh Induknya dari bahaya dengan cara mencengkeram anaknya pada mulut induknya dan dibawa ke tempat yang aman dan nyaman. 



Menekuni Spiritual pun demikian, yakni kita berserah diri secara totalitas, dimana pun Tuhan  menempatkan kita, karena kita percaya bahwa Tuhan akan melindungi, mengasihi dan menyelamatkan kita. Sama seperti anak-anak kucing yang dibawa oleh ibu mereka dan ditempatkan di mana pun ibu berpikir baik untuk anaknya.

Kita mempercayakan pada Tuhan untuk merawat dan mengasuh kita, sementara kita berserah diri penuh bhakti padaNya, dengan demikian kita  akan dapat maju secara rohani secara aman, karena kita sengaja membiarkan perawatan Tuhan untuk kita.

Kisah Kucing (Maarjaala)  dan anaknya (Kishora) dapat dijadikan analogi lain yang bisa digunakan untuk menggambarkan saat dimana kita sedang menuntut ilmu dari Seorang Guru; yakni mempercayakan seorang Guru membimbing, melatih, merawat diri kita sebagai muridnya; sama seperti induk kucing yang menyelamatkan anaknya. Semoga bermanfaat

Om Santih Santih Santih Om

~ Jro Mangku Danu