Om Swastyastu

“Bukan kebahagiaan yg menjadikan kita berSYUKUR tetapi berSYUKURlah yang menjadikan kita berbahagia”. (Jro Mangku Danu)

image

Berada di kampung yang dikelilingi persawahan, terlebih di musim hujan, alam menghadirkan pesona yang menakjubkan. Dan pagi ini ketika saya berjalan di pematang sawah di pinggir kampung Gabus, saya mendapat pelajaran berharga dari perjumpaan seekor siput dengan seekor katak.

Dalam pengamatan saya sepertinya perjumpaan seekor siput dengan katak
kali ini tampaknya kurang bersahabat. Tampak rasa sedih, kecewa, iri bahkan mungkin sinis si siput terhadap si katak.

Kira-kira dialog mereka seperti ini:  katak yang telah kehilangan kesabarannya akhirnya berkata kepada siput:

“Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu tidak bersahabat dan membenci saya?”

Siput menjawab: “Kalian kaum katak mempunyai empat kaki & bisa melompat ke sana ke mari, Tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah,
jadi saya merasa sangat sedih.”

Katak menjawab: “Ohh..begitu..?! Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak).”

Dan seketika, tiba-tiba ada seekor elang laut yang besar terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang…

Akhirnya siput baru sadar… ternyata cangkang yang di milikinya bukan merupakan suatu beban… tetapi adalah kelebihannya…

Semeton sinamian…jika kita renungkan dan belajar dari kisah sederhana ini, ada pesan yang sedemikian dalam yang ingin disampaikan kepada saya, atau juga kepada kita, yaitu:
♡ Bahwa kita sepatutnya menikmati kehidupan ini, kita tidak perlu membandingkannya dengan orang lain. Karena kehidupan kita sejatinya adalah karunia yang istimewa.
♡ Keirihatian kita terhadap orang lain hanya akan membawa lebih banyak sakit hati dan penderitaan.
♡ Rejeki tidak selalu berupa emas, permata atau uang yang banyak, bukan pula saat kita di rumah mewah & pergi bermobil.

Semoga permenungan ini membawa pikiran, hati dan langkah kita pada PENGAYUBAGIA.

Om Santih Santih Santih Om
♡ Jro Mangku Danu
Bekasi,  01/03/2012