Hadiah Sering Menjauhkan

Om Swastyastu

“Setiap pulang dari luar kota, atau dari berpergian jauh, saya sering membawakan hadiah berupa mainan kepada anak saya yang masih kecil. Saya ingin melalui pemberian tersebut, anak saya akan dekat dengan saya. Itulah cara paling sederhana untuk melepas kangen.” (Jro Mangku Danu)

“Namun, ada waktunya saya cukup sedih ketika mainan yang saya berikan tersebut justru menjauhkan saya dari anak saya. Mengapa? Karena dia sekarang lebih asyik dengan mainan yang saya berikan, daripada dengan saya yang memberikan mainan tersebut.”

Demikianlah  pengalama  saya dan juga pengalaman serupa dari sahabat-sahabat saya  yang  curhat kemarin sore-dalam perjalanan dari airport menuju rumah.

Saudara/i……dari cerita ini, ada satu hal yang bisa kita pelajari, yakni: Bukankah itu juga gambaran kita dengan Tuhan? Begitu sering Tuhan memberkati kita dan memberikan yang terbaik kepada kita dengan tujuan agar kita dekat dengan Dia.

Nyatanya yang terjadi tidak seperti itu, kita sekarang lebih asyik dengan berkat yang Dia berikan sehingga kita hampir-hampir tidak memiliki waktu untuk Sang Pemberi berkat.

Sebagai orang tua kita sudah pasti pasti kecewa melihat reaksi anak kita yang seperti itu, dalam pandangan awam bisa jadi  hati Tuhan juga kecewa ketika melihat berkat yang Dia beri justru menjauhkan kita dari-Nya.

Sebagai orang tua, kita pasti lebih kecewa lagi jika ternyata anak kita tidak pernah kangen dengan kita, tapi “kangen” dengan mainan atau oleh-oleh yang kita bawa.

Demikian juga kita bisa membayangkan hati Tuhan di saat kita tidak pernah merindukan Pribadi-Nya, tapi hanya merindukan berkat-berkat-Nya.

Melalui renungan ini, marilah kita perbarui hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Milikilah komitmen untuk membangun keintiman dengan Tuhan secara pribadi, hari demi hari. Karena sesungguhnya tidak ada yang paling menyenangkan Tuhan di saat kita selalu rindu untuk berjumpa,  dan menjalin keintiman dengan-Nya. Jadilah anak Tuhan yang dewasa, yang merindukan Pribadi-Nya lebih dari berkat-berkat-Nya.

Saudara/i saya semua….
Semoga ‘inspirasi’ ini  bisa jadi renungan untuk kita semuanya.

Om Santih Santih Santih Om

♡ Jro Mangku Danu
Bali, 11/12/2011

image