Om Swastyastu

Di dunia fana ini, waktu yang kita jalani selalu terpilah. Waktu selalu menjadi penanda dan pemilah satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Setiap peristiwa itu selalu bersifat sementara dan tidak pernah ‘permanen’. Untuk segala sesuatu selalu sudah ada waktunya.

Ada waktunya orang mengalami kebahagiaan, ada waktu juga mengalami kepedihan; ada waktu memiliki, ada waktunya juga mengalami kehilangan; ada waktu orang mengalami kepenuhan hidup dan ada waktunya juga mengalami kehampaan; ada waktu meraih sukses dan kebahagiaan, namun ada waktunya juga orang mengalami kegagalan. Semua peristiwa dalam hidup datang silih berganti untuk menguji, menempa, dan meneguhkan hidup.

Semua peristiwa dalam hidup ini selalu menunjuk pada hakikatnya yang tidak abadi. Sementara saja dan selalu berganti kepada keadaan yang baru dan berbeda. Satu hal yang pasti adalah bahwa Tuhan memiliki ‘grand design’ untuk setiap ciptaanNya, termasuk kita sebagai anak-anakNya. Oleh karena itu, tak perlu menjadi lekas kehilangan semangat dan pengharapan di saat mengalami persoalan hidup, saat diterpa dilema, dan berbagai kecemasan. Tidak perlu juga menjadi tinggi hati di saat mengalami sukses dan kebahagiaan, di saat mendapatkan intuisi, visi-visi kesemestaan, dan sebagainya.

Tuhan menempatkan setiap peristiwa dalam hidup ini agar dialami. Betapa baiknya DIA. Betapa penuh kasihnya IA dengan menetapkan dalam hati setiap orang ‘benih kekekalan’ beserta dayaNya yang lestari. Maksudnya ialah agar tidak ada waktu dalam setiap detik dan menit yang berlalu, orang mampu melupakan kasih dan kebaikanNya dalam hidup ini.

Semoga kita dimampukkan untuk mencecap kasih dan kebahagiaan yang IA hadirkan di dalam dan melalui setiap peristiwa yang boleh kita alami. Manggalamastu..!

Om Santih Santih Santih Om
Denpasar, 01/05/2013
* Bahan renungan bagi ‘vision’ yang terhampar melalui hening*

Write & Posted by: I W. Sudarma (Jro Mangku Danu)