Merdah: ” Om Swastyastu Nang….pagi-pagi Nanang sudah ceria, Nanang dari mana nie?”….Merdah Terkesima melihat Nanangnya yang masih seger…walau usianya beranjak senja….

Tualen: “Om Swastyastu Ning….Ohh ini Nanang baru selesai senam Yoga Surya Namaskara…, setelah itu Nanang Relaksasi sebentar…..Kamu kok baru bangun….sudah siang begini…?”….tukas Tualen pada Merdah….

Merdah: ” Uhuyyyy….Gaul juga nich….Nanang gue….kikikkkk……, Gumi sudah merdeka untuk apa hidup berat, semasih muda kan harus dinikmati….Sing keto Nang…?”…Merdah memasang jurus berkelit.
Memangnya sedemikian pentingkah tubuh ini? Icang membaca  Buku Meditasi…dan banyak orang berkata….dirimu bukan BADAN, Dirimu adalah JIWA…lalu buat apa capek-capek olah raga, biin misi relaksasi….jeg repot san asane tho…Nang…. Coba Nanang kasi Icang masukan yang Logis….Nang..!! ”

Tualen: “Behhhh….Pinter juga kamu….Begini Merdah Bagus….Pianak Nanang….
…..Nanang juga pernah berpikir bahwa tubuh adalah suatu beban yang kotor. Aku bukan badan seperti pendapatmu itu……Kemudian melalui perenungan-perenungan, pengalaman, akhirnya Nanang menemukan bahwa yang ILAHI yang dinamakan SANGHYANG ATMA  itu ditahtakan di dalam badan ini.  Sekarang setelah Nanang  mengetahui kalau TUBUH ini adalah sebagai TEMPAT SUCI SANGHYANG ATMA maka Nanang  menjunjungnya, merawatnya dengan baik….Agar Sanghyang Atma merasa betah di Hidup Nanange.
Ibarat menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah agar Cai, Nanang, Memen Caine….Nyaman Caine…betah tinggal di rumah. Kalau rumah sudah kotor-dekil and kumel….pasti orang akan merasa tidak nyaman tinggal di sana….Demikian juga Sanghyang Atma yang ada di badan kita.
MAKA dari itu…..Rawat, Jaga, dan Peliharalah Tubuh ini…karena ia adalah PURA TUHAN YANG SEJATI…!!
Keto nyen…. apang  Cai Pedas….Nawang…..”
Ini sebabnya Nanang berpola hidup sehat….sekala lawan niskala….makanya pepatah berkata: Di dalam Tubuh yang Sehat terdapat Jiwa yang sehat…..

Merdah: “Buiiihhhhh……Lantang dadine…..by the way….suksma Nang……nah…..mulai sekarang Icang akan berpola hidup sehat seperti saran Nanang….apang mani puan Icang tidak menyesal….”

Tualen: “Ok, my boy…..!!”

♡ Jro Mangku Danu

Write & Posted by: IW. Sudarma