Om Swastyastu

Bagi seseorang yang hendak mengabdikan dirinya dalam hidup kebenaran dan kesucian diri, suci pikiran, kata-kata dan perbuatan, maka ia harus hidup sebagai seorang Brahmacari.

Demikian yang disebutkan dalam ajaran yoga. Hal ini ditujukan kepada siapa saja, terlebih bagi rohaniwan (pandita/pinandita), yang dengan sepenuhnya mengikhlaskan hidupnya dengan mengabdi kepada Tuhan.

Di dalam melaksanakan ajaran yoga ini, seseorang memerlukan tenaga yang tersimpan dalam dirinya sendiri. Ada dua aspek kekuatan yang tersimpan dalam tenaga yakni aspek yang tidak halus dan yang halus.

Aspek yang tidak halus adalah tenaga asmara yang selalu menampakan dirinya melalui indrya, sedangkan aspek yang halus adalah tenaga yang halus yang cenderung mengantarkan manusia pada kesadaran.

Seorang pandita/pinandita dapat mengubah tenaga asmara menjadi ”Ojas Sakti”, tenaga yang bercahaya terang yang mengantarkannya ke dalam samadhi yang dalam. Ini merupakan pengendalian diri yang luar biasa, di luar alam manusia biasa.

Om Santih Santih Santih Om
Oleh: Sudarma
* Disarikan dari: Yoga Sutra Patanjali