Oleh: Sudarma

Om Swastyastu

Akroda artinya tidak suka marah. Kebanyakan orang pasti pernah marah, bahkan sering marah.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan orang marak. Hal-hal itu antara lain: karena merasa harga dirinya diinjak-injak, dihina, karena tersinggung, karena dimarahi, karena difitnah, ditipu, dibohongi, merasa diperlakukan tidak adil, dan lain sebagainya. Dapat pula orang marah karena keinginan yang tidak dipenuhi.

Dalam hal ini orang sering menginginkan agar orang lain mau seperti yang ia inginkan. Jika tidak maka marahlah ia, dengan tidak menyadari bahwa orang lain bukanlah dirinya. Selain itu dapat pula orang marah karena penyakit tertentu.

Yang jelas, apapun alasannya marah itu tetap tidak baik. Orang yang suka marah-marah, bukanlah orang yang gagah dan kuat, tapi sebaliknya ia sungguh-sungguh bodoh dan lemah. Karena orang yang demikian halnya berarti belum mampu menundukkan musuh dalam dirinya.

Krodha lawan dari akrodha itu adalah salah satu musuh dalam diri manusia yang patut selalu diwaspadai dan ditaklukan. Kemarahan sering juga disusul dengan kebencian dan dendam. Patut diingat bahwa kebencian dan dendam itu adalah racun bathin yang sangat berbahaya dan dapat menghancurkan kehidupan spiritual seseorang.

Kebencian tidak akan pernah ada akhirnya  jika sama-sama dihadapi dengan membenci. Ia hanya dapat ditaklukan dengan cinta kasih. Cinta kasih ini akan menumbuhkan kesabaran yang tinggi. Kesabaran ini memang pahit rasanya, namun buahnya manis, orang sabar dikasihi Tuhan. Sedang orang pemarah dikasihi setan.

Pengetahuan, kebijaksanaan serta pengalaman hidup itu merupakan senjata yang dapat diandalkan untuk menaklukan kemarahan. Melalui akrodha dapat memberikan kemuliaan hidup kepada seseorang.

Om Santih Santih Santih Om
* Disarikan dari: Yoga Sutra Patanjali

Written & Posted by: IW.Sudarma