Om Swastyastu
Air merupakan sarana sembahyang yang penting. Ada dua jenis air yang dipakai pada waktu sembahyang, yaitu air untuk membersihkan mulut dan tangan dalam persiapan sembahyang, dan air yang nantinya berfungsi sebagai air suci atau tirtha.Tirtha inipun ada dua macam yaitu tirtha yang didapat dengan memmohon kepada Tuhan dan tirtha yang dibuat oleh pandita dan atau pinandita dengan puja mantra.

Beberapa istilah:
1). Odaka; adalah air dalam arti biasa, dapat dipergunakan untuk mencuci tangan, berkumur, minum, sebagai pelepas dahaga, dan sebagainya.
2). Tirtha; adalah air yang telah disucikan. Kesuciannya bisa diperoleh dengan jalan dimantrai oleh orang yang berwenang dan bisa pula dengan jalan mengambil di suatu tempat tertentu disertai upacara keagamaan. Yang terakhir ini di beberapa tempat disebut juga wangsuhpada.

Penggunaan Tirtha:
1). Yang berfungsi sebagai penyucian terhadap tempat, bangunan-bangunan, alat-alat upacara ataupun diri seseorang. Tirtha ini diperoleh dengan jalan puja mantra para pandita dan atau pinandita, misalnya tirtha pelukatan, tirtha pabersihan, prayascita, byakaon, pasupati, tirtha pemlaspas, dan sebagainya.
2). Yang berfungsi sebagai penyelesaian dalam upacara persembahyangan. Umumnya tirtha ini dimohon di suatu pelinggih utama pada suatu pura atau tempat yang dianggap suci. Tirtha ini sering disebut dengan tirtha wangsuhpada.
3). Yang berfungsi sebagai penyelesaian upacara kematian, misalnya: tirtha penembak, pangentas, pralina, dan tirtha pemanah

Pada intinya maksud dari pemakaian tirtha ini adalah sebagai penyucian secara lahiriah dan rohani.

Om Santih Santih Santih Om
*Dari berbagai sumber
Oleh: Sudarma