Dalam bayang-bayang pekat
Bulan Desember yang berhujan
Dengan langkah-langkah rahasia
Aku berjalan…diam bagaikan malam
Mengelakkan semua pengintai

Di hari pagi
Telah menutup matanya
Tak peduli akan panggilan-panggilan mendesak
Dari angin Timur yang kencang
Dan kabut tebal telah sirna
Dari langit biru yang selalu terjaga

Tanah-tanah berhutan
Telah mengakhiri lagu mereka
Dan pintu-pintu semua tertutup di setiap rumah
Aku….adalah musafir kesepian
Di jalan sunyi ini

Oh satu- satunya kawanku, kekasihku tercinta
Gerbang-gerbang rumahku telah terbuka
Jangan berlalu bagai sebuah mimpi