Cemas dan rindu silih berganti
Gelisah dalam harapan
Menanti kencan dalam dekapan

Sanjung dan puji telah kukirimkan
Untaian doa tak pernah putus
Anginpun kutitipi pesan
Dalam japa kusebut namanya
Permohonanku sarat pertanyaan
Belum juga terjawab

image

Segala akal telah kupakai
Mengejar dan mencarinya
Kubongkar pustaka suci
Kudebat para cendekiawan
Kusediakan sesaji mewah
Belum juga terjawab

Keresahan mulai menyelinap
Bertepuk sebelah tangan
Akupun lelah
Kucopot mahkota penyambutan
Kulipat selimut rasa

Kulepas lencana-lencana kehidupan
Bebas beban harapan
Kosong, hampa pikir, tanpa rasa
Bertelanjang diri dalam sepi

Menggeliat getar-getar aneh dalam tubuhku
Panas menjalar dibawah kulitku
Nafasku dalam dan teratur
Kesadaranku melayang ringan
Sekejap lenyap dalam dekapan
Meninggalkan rasa nyaman dan nikmat
Kecanku yang pertama dalam meditasi.

Cikarang, 09-01-2010

by: I Wayan Sudarma