Waktu itu tanpa akhir dalam tanganmu, tuanku.
Tak ada gunanya menghitung menit-menitmu.

Hari-hari dan malam-malam berlalu
Dan masa-masa mekar dan layu seperti bunga-bunga
Kau tahu bagaimana untuk menunggu

Abad-abadmu mengikuti satu sama lain
Menyempurnakan sekuntum bunga liar…diriku

Kami tidak memiliki waktu untuk kalah
Dan karena tak memiliki waktu kami harus bertarung
Demi kesempatan
Kami terlalu miskin untuk terlambat.

Dan dengan begitu waktu berlalu
Sementara aku memberikannya pada setiap orang
Yang bersungut-sungut menuntutnya
Dan altarmu kosong sama sekali
Dari semua persembahan.

Oleh: I W Sudarma-28072012

Advertisements